Di Matim, Layanan Data Kependudukan ADM Segera Hadir Tahun 2020

Borong, Wartamanggaraitimur.com-Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) berkomitmen melahirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan secara digital. Teknologi digital itu bernama Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

Khusus untuk Manggarai Timur, bila tidak ada kendala, ADM akan diluncurkan tahun 2020.  Mesin ADM ini mirip Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Ungkap Kepala Dinas Dukcapil Matim, Drs. Robertus Bonaventura, di ruang kerjanya Rabu, 18/12/2019.

Dijelaskan Robertus, khusus dalam tataran pelaksanaannya masing-masing kabupaten kota termasuk kabupaten Manggarai Timur yang perlu dipersiapkan adalah Sumber Daya Manusia (SDM).

"SDM Ini akan dilatih khusus oleh pihak di Jakarta untuk bisa mempersiapkan petugasnya ke depan dengan baik", ungkapnya

Kata Robertus, gambaran besar tahapan penggunaan mesin ADM. Nomor telepon seluler dan alamat surel harus diberikan terlebih dahulu. Setelah itu pihak Dukcapil mengirimkan PIN/QR Code untuk mengakses ADM. PIN/QR Code dikirimkan melalui pesan singkat dan surel. Setelah itu mencoba untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK), jelas Robert.

Selanjutnya ungkap Robertus, pihaknya menginformasikan PIN/QR Code agar KTP-el tercetak. Setelah itu memindai QR Code. Total waktu yang digunakan hanya sekitar 1 menit 30 detik. 

Kata dia, hal ini menjadi sebuah inovasi yang dapat disebut mempercepat proses pelayanan adminduk. 

"Ini benar-benar kayak mesin ATM. Pastinya ADM akan mempercepat pencetakan adminduk. Sistem dan aplikasinya pusat yang buat," jelasnya.

Menurut Kadis Robertus, masyarakat memang harus mendaftar ke kantor dinas dukcapil daerah agar dapat menerima PIN/QR Code. 

"Kurang lebih nanti ke kantor Disdukcapil dulu. Lalu diminta e-KTP, surel dan nomor telepon," ucap Robertus.

Robertus  menambahkan, nomor telepon yang dicatat hanya diperbolehkan mencetak satu e-KTP atau Kartu Keluarga (KK). Tujuannya supaya masyarakat tidak sembarangan mencetak dokumen. Adapun masa berlaku akses ADM dibatasi hanya dua tahun dan bisa diperpanjang.

Dikatakan Robertus, melalui ADM, masyarakat tidak akan bolak balik ke kantor Disdukcapil. 

"Nanti kalau ada surel dan pesan soal PIN/QR Code masuk setelah registrasi, masyarakat tinggal mendatangi ADM terdekat untuk dilakukan pencetakan," tutur Robertus

Sejauh ini, tambahnya, pihak kementrian kependudukan dan pencatatan sipil masih mengembangkan aplikasi untuk mendukung optimalisasi ADM. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat dimudahkan lagi.

"Permohonan cuma melalui aplikasi. Syarat-syaratnya tinggal diunggah. Sambil menunggu ada pemberitahuan siap cetak," terang Robertus.

Robertus berjanji, akan berkoordinasi dengan pihak pusat agar sistim layanan ini segera di pakai di Matim.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan pusat agar secepat mungkin alat ini dapat di pakai di Matim. Dengan alat ini nanti, kebutuhan dokumen kependudukan cepat teratasi", tutup Kadis Robertus. [KR-1]

 

Berita Terbaru

Alamat Redaksi

Bagian Humas dan Protokol 
Setda Kabupaten Manggarai Timur 

Kompleks Satar Lehong-Gurung Liwut
Manggarai Timur-NTT-86571

Newsletter

Social

FacebookTwitter