Bupati Matim Agas Andreas Ajak Warga Gotong Royong Bangun Crossway

Borong,Wartamanggaraitimur.com- Bupati Manggarai Timur  Agas Andreas S.H.M.Hum melakukan peletakan batu pertama pembangunan crossway di wae musur hilir,  Desa Compang Ndejing,  Kecamatan Borong,  Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT. Selasa,[3/12/2019].

Tujuan dibangunnya crossway ini untuk menjawab kebutuhan akan jembatan bagi warga  di 5 desa di sebelah Wae Musur di wilayah itu.

Untuk diketahui,  crossway itu dibangun dengan dana swadaya, atau gotong royong.

Bupati Matim Agas Andreas pada kesempatan itu mengajak semua pihak untuk terlibat dalam pembangunan crossway itu.

"Mari kita bangun crossway dengan swadaya.  Kita bangun ini sifatnya gotong royong. Saya minta semua pihak partisipasi dalam pembangunan crossway ini", ajak Bupati Agas

Bupati Agas menjelaskan,  pembangunan crossway  yang kita lakukan ini, dalam rangka hari bakti PU itu dilakukan dengan cara urunan.  Dinas PUPR  menyumbang batu dan alat. Semoga ada partisipasi dari pihak lain demi kesuksesan pembngunan ini.

"Semoga ada masyarakat yang terlibat. Saya juga mengajak teman teman DPRD dan kontraktor yg berkarya di Manggarai Timur untuk ikut  menyumbang", ungkap Bupati Agas

Kata dia, crossway ini dibangun dalam 3 segmen. Crossway itu harus jadi sebab, akan menjadi lintasan strategis jalur selatan.

Terpisah,  komisioner Informasi Publik, (KIP), Romandus Ndau Lendong,  mengutarakan, gotong royong itu penting.  Gotong royong mesti ditingkatkan demi mengembalikan rasa solidaritas masyarakat akan keterlibatan dalam membangun.

Lendong menerangkan, bahwa dana gotong royong  diatur dalam undang undang dan nanti wajib dilaporkan.

"Saya sepakat dengan apa yang dilakukan Pemda Matim.  Ini merupakan inovasi, kreatifitas pemerintah Manggarai Timur  dalam mewujudkan pembangunan yang transparan", terang Lendong

Kata Lendong, negara akan kuat apabila rakyat berkontribusi. Lendong menyarankan kepada  Bupati Matim, agar persoalan kendala pembangunan di Matim disampaikan secara terbuka ke publik, supaya rakyat empati dan mau berkontribusi.

"Kadang masyarakat berpikir bahwa, Pemda mempunyai anggaran yg begitu  banyak untuk bangun sana bangun sini,  padahal sebenarnya anggaran terbatas", ungkap Lendong

Transparansi dan akuntabilitas pembangunan, tabah Lendong, merupakan bagian dari sikap baik pemerintah.

Selain itu,  Lendong juga meminta para wartawan untuk mengabarkan sesuatu sesuai dengan kenyataan. 

"Saya minta teman teman wartawan jujur dalam mengabarkan sesuatu. Harus valid dan jelas. Jangan memberikan sesuatu kabar yang membingungkan.  Bila media selalu sumbang kabar yang tidak sesuai dengan kenyataan,  maka akan berdampak pada kinerja pemerintah itu sendiri", jelasnya. [KR-2]

Berita Terbaru

Alamat Redaksi

Bagian Humas dan Protokol 
Setda Kabupaten Manggarai Timur 

Kompleks Satar Lehong-Gurung Liwut
Manggarai Timur-NTT-86571

Newsletter

Social

FacebookTwitter